Sugar Glider Sakit? Ini 6 Jenis Penyakitnya

Sugar Glider Sakit? Ini 6 Jenis Penyakitnya – Hai Sugar Glider lovers dari Indonesia, apa kabar? Disini kami ingin berbagi informasi kepada semua orang, baik yang ingin membeli sugar glider maupun yang memeliharanya. Informasi ini mencakup jenis-jenis penyakit lalat gula dan cara pengobatannya.

Tujuan pembahasan jenis-jenis sugar glider bukan untuk menakut-nakuti para pemula atau pemula, melainkan untuk mengantisipasi dan mempelajari penyebabnya agar lebih diperhatikan perawatan dan kesehatan sugar glider.

Apa itu penyakit tergelincir?

Jenis penyakit sugar glider dan cara pengobatanya

Berikut sebagian daftar jenis penyakit SG yang ditautkan ke artikel DrH. Fira Soviča:

1. Penyakit mata pada penderita diabetes
Apakah Anda tahu apa itu ketika mata Anda sakit? Gejala sakit mata pada manusia hampir terlihat seperti pada hewan. Yakni bengkak, dehidrasi dan gatal-gatal.

Sakit mata mungkin umum di antara kita, tetapi tidak di antara penerbang! karena penyakit ini bisa menyebabkan mata gatal dan garuk, dan garukan bisa menyebabkan kebutaan. Kemudian segera kalahkan dia saat dia diserang.

Anda dapat mengobatinya dengan obat tetes mata yang dibuat khusus untuk hewan peliharaan, tersedia di toko hewan peliharaan atau apotek setempat. Namun jika tidak kunjung sembuh, ikuti cara selanjutnya:

Pisahkan sugar glider yang sehat dari yang sakit untuk menghindari penyakit mata ini menular ke pasangannya.
Hindari memberi makan makanan berprotein seperti serangga, jangkrik. Berikan hanya buah yang sehat.
Siapkan waslap yang lembap dan bebas alkohol untuk membersihkan usus besar Anda.
Jatuhkan mata, jika masih belum sembuh bawa ke dokter hewan.

Sebelum hal tersebut terjadi, jaga kebersihan kandang untuk mencegah berkembangnya bakteri dan kuman.

2. Rambut rontok pada diabetes
Alopecia areata adalah bentuk diabetes yang menyebabkan kerontokan rambut. Secara umum penyebab utama penyakit ini adalah keadaan kandang yang kotor, kekurangan pakan dan protein, serta stress.

Untuk memastikan sugar glider Anda tidak menunjukkan ketombe, disarankan untuk merawat kandang dengan baik dan selalu menjaga kebersihannya minimal dua kali seminggu, terutama tempat tidur (pohon). Karena kondisi kandang yang kotor memungkinkan tumbuhnya bakteri dan jamur, maka bakteri dan jamur akan menyerang tubuh sugar glider sehingga menyebabkan kulit gatal dan iritasi dan akhirnya rontok bulunya.

Anda juga perlu memberinya makanan bergizi dan menenangkannya saat sedang stres, jadi jauhkan peti SG Anda dari tempat yang bising, terutama saat sedang istirahat (siang hari).

Lantas bagaimana cara mencegah dan menyembuhkan rambut rontok?

Setiap hari, bersihkan bagian yang keputihan secara perlahan dengan air hangat yang dicampur sabun cair Dettol, perhatikan apakah SG masih gatal atau tidak.

Namun, jika kulit sugar glider Anda sudah rusak karena sering digaruk, jangan berikan makanan kaya protein seperti serangga.

3. Diare pada pelampung gula
Nah, sebut saja penyakit jenis ini sebagai lalat gula yang paling berbahaya. Bagaimana bisa? Karena diare merupakan penyakit yang paling sering menyerang penderita diabetes.

Sugar glider yang mengalami diare akan mengalami gangguan pencernaan dan jika tidak segera ditangani dapat mengakibatkan kematian. Alasan utamanya adalah sumber makanan atau pola makan yang buruk. Penting untuk tidak memberi makan serangga terlalu sering, lebih baik menggabungkan makanan lalat dengan buah-buahan atau lainnya.

Solusinya adalah memberi mereka obat dan vitamin yang bisa Anda beli di toko hewan peliharaan. Baca lebih lanjut: Bagaimana cara mengobati diare sugar glider?

4. Kaki bengkak
Jempol kaki bengkak biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri yang berhubungan dengan ulkus kaki SG. Bisa jadi karena kandang yang kotor memungkinkan bakteri berkembang biak dan tumbuh dengan bebas.

Sugar glider yang terkena penyakit bisa menjadi stres dan kesakitan, akhirnya membusuk.

Langkah Mengobati Kaki Bengkak Gula:
Hindari makanan kaya protein seperti belalang, ulat bulu, telur rebus dan makanan bayi.
Sajikan makanan bebas protein atau rendah protein seperti pisang, pepaya, lengkeng, semangka dan lain-lain.
Tambahkan sedikit madu ke air minum tanaman gula karena dapat merangsang sistem kekebalan tubuh tanaman gula. Namun Anda juga harus berhati-hati saat memberikan madu, jangan berlebihan, karena jika Anda menambahkan terlalu banyak glukosa ke dalam air minum.

About the Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *