Jika HRD bertanya tentang berapa gaji yang anda minta, apa jawaban terbaik untuk menjawabnya?

Menjawab pertanyaan yang terlontar dari HR memang ngeri-ngeri sedap, ketakutan apakah gajinya terlalu besar ataukah terlalu kecil menghinggapi pikiran para Job Seeker.

Sebagai HR, saya akan coba membantu kalian menjawab pertanyaan ini. Saya memiliki banyak pengalaman dengan para Job seeker. Ada dua tipe Job seeker kalau bicara gaji:

  1. Job seeker tipe to the point
  2. Job seeker tipe Pasrah

Model to the point biasanya seperti ini;

“Berapa kisaran gaji yang kamu minta jika diterima diperusahaan ini?” Tanya HR

Kandidat tanpa berpikir langsung menjawab;

“10 juta, pak!” Spontan

HR akan sedikit mengernyitkan dahi dan bertanya balik.

” Kenapa kami harus menghargai kamu 10 juta perbulan?” Tanya HR

Kandidat kebingungan dan “mmmmm….”

Tipe berikutnya adalah tipe pasrah

“Berapa ekspektasi gaji yang kamu minta?”

Kandidat mulai tidak enak dan kemudian menjawab

“Sesuai dengan kebijakan perusahaan saja, Pak”

“Memang kamu tahu kebijakan perusahaan ini tentang gaji?” Jawab HR

Kandidat juga bingung. Mau jawab salah, mau tidak jawab juga salah.

Kamu pernah mengalami kondisi diatas? Terkadang sampai kebingungan untuk menjawab jika ditanyakan ekspektasi gaji. Saya akan berikan jawaban.

Jika kalian ditanya berapa ekspektasi gaji jawabnya adalah ;

JAWAB LANGSUNG!

Ketika kalian menjawab kalian harus tahu kenapa kalian meminta angka gaji sesuai ekspektasi. Apa alasannya dan apa yang bisa kalian berikan untuk perusahaan.

Begini contoh jawabannya;

“Ekspektasi gaji saya perbulan adalah IDR 10 juta. Angka ini menurut saya sudah tepat untuk posisi saya di perusahaan ini mengingat Jobdesc yang akan saya jalankan adalah xxxx dan xxx serta memerlukan keahlian yang cukup kompleks diantaranya xx dan xx. Saya yakin dengan skills yang saya miliki mampu untuk mensupport profit bagi perusahaan”.

Rumus ekspektasi gaji bagi kandidat adalah:

SALARY EXPECTATION=SKILLS AND COMPETENCY

Kalau kalian merasa skills dan Job Desc memang sesuai dengan gaji yang kalian minta silakan saja utarakan. Asal memang skills dan kompetensi kalian terbukti dan bukan asal ngucap sewaktu interview.

Gaji awal itu akan menentukan motivasi kamu dalam bekerja.

Perusahaan juga memiliki salary range berupa median gaji untuk masing-masing posisi. Jika kalian memiliki skills yang dibutuhkan namun gaji yang diminta terlalu besar nantinya akan ada negoisasi. As simple as that.

Apakah metode tersebut berlaku juga bagi Fresh Grade?

Bisa juga. Asal kalian punya nilai bagi perusahaan.

Pertimbangan gaji itu dilihat dari beberapa hal, diantaranya;

  1. Job Desc Pekerja
  2. Posisi atau Jabatan
  3. Tingkat kesulitan pekerjaan
  4. Individual atau Leadership Contributor
  5. Experience kandidat
  6. Sertifikasi profesional
  7. Pendidikan

Jadi ketika kamu ditanya mengenai ekspektasi gaji itu bukan asal mengucap, ya. Harus tahu kapasitas diri dan skills yang kalian miliki.

Selamat bernegoisasi gaji!

Leave a Reply

Your email address will not be published.