Lebih menguntungkan yang mana, investasi di saham atau emas?

Sebelum gue masuk ke dunia saham, gue lebih dulu investasi di emas. Selain mudah dalam hal transaksi, kayaknya emas juga banyak peminatnya. Dan menurut gue lebih puas aja, karena misal kita beli emas 100 juta, ya kita pegang emasnya seharga itu. Kecuali memang kalo beli emasnya di pegadaian pakai tabungan emas.

Tahun lalu pas awal pandemi, harga emas sempat menyentuh di angka kisaran 1.000.000 rupiah, nah gue sebagai investor level cemen yang belum pernah investasi dimanapun, melihat harga emas yang naiknya gila gilaan, gue juga ikut beli emas. Gue beli di harga 900an ribu. Karena gue pikir harganya bakal naik terus karena banyak sekali omongan yang menganggap harga emas gak pernah turun. Ya memang gak salah sih, tapi kan gak turun selama jangka waktu sekian tahun. Nah gue beli emas di harga 900an ribu, beberapa bulan kemudian turun di angka 700an ribu. Sebagai investor level cemen, gue merasa investasi ternyata gak semanis apa yang gue kira.

Jadi menguntungkan mana, investasi saham atau emas? Walaupun di emas gue masih minus, dan di saham juga, gue tetep belum menjual aset saham dan emas gue. Menurut gue dimanapun instrumen investasinya, selama itu membuat duit kita berkembang, itu pasti bagus untuk kita. Nah kalo di dalam investasi, gue biasanya bukan pemilih, daripada milih saham atau emas, gue mending jalanin keduanya. Jadi misal suatu saat harga emas turun, seenggaknya masih ada saham gue yang naik. Jadi menurut gue diversifikasi portofolio investasi itu penting. Sangat penting. Jadi jangan all in di satu model investasi aja ya. Dan ingat harus pakai uang dingin. Cayo. Eh gue ngomongnya kayak orang jago aja yak

 

Aplikasi ajaib, beli saham dengan modal paling minim

Pas pertama kali gue masuk dunia saham, gue langsung memilih Mandiri Sekuritas, karena emang gue taunya cuma itu. Tapi makin kesini makin banyak aplikasi yang bisa kita gunain buat beli saham. Salah satunya adalah aplikasi Ajaib. Menurut gue aplikasi Ajaib ini pendaftaranya lumayan simpel dan cepat, selain itu modal awal yang di setorin juga sangat minim yaitu sebesar 100.000.

Aplikasi ajaib menurut gue sangat membantu bagi kaum milenial yang secara modal tidak terlalu banyak seperti aplikasi atau sekuritas lain. Namun disamping itu tetep ada kelemahan pada aplikasi tersebut. Dari yang gue alami dan beberapa temen gue alami, kekurangannya pada respon aplikasi yang kadang lambat atau bahkan ngelag ketika ada saham yang lagi ramai diserbu ritel. Tentu hal ini sangat merugikan gue ketika make aplikasi ini.

Akhirnya setelah gue mengalami hal hal yang menurut gue kurang maksimal, gue sekarang pindah ke aplikasi yang lebih stabil secara performa sih. Walaupun gue cuma beli saham modal 100 ribu. Hmm

Leave a Reply

Your email address will not be published.